Sunday, April 12, 2015

Lone Survivor - Siapa Bilang Amerika Selalu Menang dalam Film Perang

Buenos días!
Di pagi yang cerah ini saya hanya akan memberikan review sebuah film yang belum lama ini saya lihat.
Lone Survivor

Official Cover Lone Survivor

Film yang mendapat rating 7,6 dari IMDb ini cukup membuat saya sangat antusias dan terkesan dengan jalan ceritanya. Film yang di sutradarai oleh Peter Berg ini berhasil membuat saya penasaran dengan jalan ceritanya. Pak Peter ini juga pernah menukangi film terkenal lainnya, seperti Battleship, Hancock, dan The Kingdom. Sepertinya pak Peter ini spesialis film perang~ artisnya? pasti penggemar film action tak asing dengan nama-nama ini, Mark Wahlberg, Taylor Kitsch, Eric Bana, Emile Hirsch, dan Ben Foster.

Peter Berg 
Saat menghadiri ESPN

Film ini Menceritakan kisah nyata anggota SEAL 10 yang ditugaskan untuk menangkap atau membunuh -melumpuhkan- pemimpin taliban, tau kan Taliban? kelompok radikal itu. Siapa pemimpin radikal itu? yaitu Admad Shad. Ternyata misi ini benar-benar ada, namanya adalah Misi "Red Wing Operation" pada tanggal 28 Juni 2005.

Empat orang anggota tim Navy Seal yang bernama Marcus Ruttreall (Mark Wahlberg), Matthew Axelson (Ben Foster), Michael Murphy (Taylor Kitsch) dan Danny Dietz (Emile Hirsh) berangkat dari pangkalan udara Bagram untuk menuju sebuah desa yang yang dikelilingi perbukitan yang telah teridentifikasi akan keberadaan Ahmad Shah. Mereka sudah berada di titik penalti terakhir untuk menembak Ahmad Shah yang bercirikan fisik tidak mempunyai sebelah telinga. Sayangnya hubungan komunikasi terganggu sehingga konfirmasi perintah tidak didapatkan.

Sementara menunggu menerima perintah menembak, tiba-tiba muncul tiga orang penggembala kambing. Tentu saja hal ini diluar dugaan. Mau tak mau mereka menangkapnya dan disinilah timbul perdebatan mau diapakan mereka. Alternatif pertama adalah membunuh mereka dengan konsekuensi tugas lancar tapi menjadikan mereka pelanggar hukum juga. Alternatif kedua adalah melepaskan mereka dan tugas gagal karena keberadaan operasi tersebut sudah diketahui oleh orang lain. Konflik dan pemikiran serta alasan mereka memang cukup bisa diterima dalam berdebat. Sebagai kepala dalam misi ini Marcus berhak memutuskan hasilnya dan voting tidak berlaku.

Misi tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya, Mereka di kepung & di serang secara mendadak.
Hanya Satu anggota dari timnya yg berhasil meloloskan diri & bertahan hidup. Seorang yang terahir hidup itu sempat dibantu oleh warga yang bersikap netral, dibantu sementara di rumah tersebut hingga taliban menemukannya, adu senjata terjadi, lalu datanglah bantuan dari tim pusat untuk menyelamatkannya. 
begitu sih inti dari jalan ceritanya, sulit di ceritakan karena saya juga tidak pandai dalam merangkai kata. namun dalam film ini menampilkan beberapa kali acting jatuh dari tebing, scene yang memperlihatkan keindahan alam ditengah panasnya konflik.

Permainan para bintang cukup bagus dan meyakinkan. Mereka mampu menunjukkan kegetiran dan kepahitan dalam menjalankan tugas namun memiliki rasa patriotisme yang tinggi. Sutradara mampu membuat film yang sangat sederhana ini tanpa banyak lika-liku cerita namun bukanlah sebuah film kacangan. Tata rias wajah patut diacungi jempol karena mampu menampilkan luka-luka secara real dan nyata. Goresan, dan darah akan membuat anda terenyuh karena tampak asli. Demikian juga saat pengambilan gambar mereka jatuh ke jurang melewati batu-batuan, terlihat seperti jatuh benaran.

Film ini tidak menampilkan kesuperheroan Amerika seperti film-film lainnya, mengingat Ahmad Shah sampai film selesaipun tidak tertangkap. Kalaupun ada hanyalah gambaran fisik Ahmad Shah yang mirip dengan Osama bin Laden. Yang jelas film ini menceritakan kegagalan operasi sayap merah hanya karena alasan kemanusiaan sesuai konvensi Jenewa.
Pada akhir film akan ditayangkan foto dan video aslinya dari tim Red Wing sebelum meninggal dunia di medan perang.


ini beberapa cuplikan dari film tersebut:




dan ini adalah bagian favorit saya



mau liat Trailernya?
https://youtu.be/yoLFk4JK_RM

mau download filmnya?
http://kickass.to/lone-survivor-2013-720p-brrip-x264-yify-t8922848.html#main
Pakai torent yaa~


Sekian review sederhana dari saya. Maaf bila ada salah salah, mohon koreksi :)
Ciao~

Saturday, April 11, 2015

Jalan Santai dari Malioboro Sampai Taman Sari

Bonjour!!

Hari ini aku akan menuliskan kegiatan traveling kedua kami, bagi yang belum membaca yang pertama, silahkan (Wedi Ombo: Pantai Indah dengan Biota Laut yang Mengagumkan)

Captured by : Arifan Pratama
Malioboro, Yogyakarta

Kali ini kami tidak bisa lengkap dengan empat personil inti karena ada yang berhalangan untuk ikut, maka kali ini ada komposisi orang yang berbeda. Tujuan kami alihkan hanya ke sekitaran Malioboro, Yogyakarta. Tujuan Mainstream? ya, benar. namun misi kami adalah seperti pada traveling pertama, untuk refresh sejenak, melihat keadaan luar, sekalian hunting foto, mengingat fotografi adalah salah satu hobi kami. 
Berangkat pukul sembilan pagi, naik kereta dari stasiun Balapan Solo, dan langsung turun di Stasiun Tugu Yogyakarta, menggunakan Prameks, PP 20 ribu rupiah. Tujuan awal adalah berkeliling di sekitaran Malioboro, lalu lanjut ke Taman Sari menggunakan becak, biaya untuk becak sekitar 15 ribu. untuk masuk taman sari saya lupa berapa biaya masuknya.

Captured by : Arifan Pratama
Malioboro, Yogyakarta

Captured by : Ridwan Kurniawan
Malioboro, Yogyakarta

Captured by : Arifan Pratama
Taman Sari, Yogyakarta

Captured by : Arifan Pratama
Taman Sari, Yogyakarta

Sebenarnya ada puluhan foto, namun saya hanya bisa memberikan segini, karena keterbatasan speed, lain kali akan saya posting lebih banyak.
ciao~
  

Wedi Ombo: Pantai Indah dengan Biota Laut yang Mengagumkan

Ini adalah sebuah kilas balik perjalanan yang akan menjadi awal mula traveling rutin kami. Kami terdiri dari 4 sekawan, sahabat karib sejak jaman SMP. Tujuan awal kami tidaklah muluk-muluk yang jauh, kami hanya mencari kesenangan pergi bersama, melupakan rutinitas kesibukan rutinitas keseharian. sharing bersama, bercana, mengobrol, sharing adalah hal yang harus dilakukan, dan yang paling penting adalah "tinggalkan Gadget, this time to talk each other". Perjalanan ini adalah perjalanan tahun lalu, tepatnya bulan Agustus 2014. tujuannya adalah pantai Wedi Ombo berada di kawasan Gunung Kidul dan masih daerah cakupan DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta)
kami berangkat jam 10 pagi, yah, itu sudah terlalu siang untuk berangkat traveling. Tujuan kami awalnya adalah pantai, hanya pantai, tanpa tujuan spesifik. Lalu seorang teman menyarankan pantai Wedi Ombo. Pantai yang masih asri dan sepi pada saat itu. dengan memakan waktu hampir tiga jam (termasuk tersesat dan lain-lain) kamipun sampai.
Meski panas, namun dengan pemandangan dan keindahan cukup impas~

Captured by : Arifan Pratama
Wedi Ombo, Gunung Kidul, Central Java

Captured by : Arifan Pratama
Wedi Ombo, Gunung Kidul, Central Java

 Captured by : Arifan Pratama
Wedi Ombo, Gunung Kidul, Central Java

Captured by : Ridwan Kurniawan
Wedi Ombo, Gunung Kidul, Central Java

Captured by : Janig
Wedi Ombo, Gunung Kidul, Central Java

Deburan air lautnya, koral dan hewan lautnya, thats so amazing, kalau liburan silahkan mengunjungi pantai ini :) insyaAllah tak akan kecewa
see you~













Introduction

hai~
Blog baru? Ya, ini blog baru saya~ enggak baru sih, cuma memperbarui aja. yang dulu, sudah wassalam...
ntah, saya memang tidak pandai dalam merangkai kata, jadi yaa mungkin disini saya akan lebih pada to the poin daripada make kata kata indah dulu. Sedikit bercerita aja, ini blog sebenernya sudah lama banget, sejak aku SMP, hanya berganti-ganti wajah. Ini sudah Evolusi ke hmmm kira-kira sekitar belasan~
disini dengan tampilan baru, berubah total, dan gaya penyampaian saya juga akan berubah, tak alay seperti sebelumnya heheheheh
selamat menikmati~


luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com